Sosial Media WhatsApp

Sejarah :
WhatsApp adalah aplikasi instant messaging cross-platform untuk Android, iOS, Windows Phone, BlackBerry, Symbian dan sistem operasi lain yang memungkinkan pengguna berkomunikasi melalui teks, suara dan gambar melalui Wi-Fi atau jaringan selular. 

WhatsApp juga bersaing dengan layanan seperti Facebook Messenger, Google Hangouts, BBM, iMessage, Line, Viber, KakaoTalk, atau SkypeWhatsApp Inc didirikan pada tahun 2009 oleh dua orang pria bernama Brian Acton dan Jan Koum. Keduanya adalah mantan pekerja senior di raksasa online Yahoo.
Keduanya sudah bekerja di Yahoo dalam waktu sekitar 20 tahun. 

Ian Koum sekarang berusia 37 tahun dan ide awal Koum adalah untuk memberikan pengguna cara berbagi status seperti "I am busy" atau "At the gym" dengan orang-orang dalam jaringan mereka. Inilah sebabnya mengapa aplikasi ini disebut "WhatsApp." Koum kemudian memilih nama itu karena terdengar seperti "what's up" yang pada dasarnya apa tentang app awalnya dimaksudkan untuk berkomunikasi dengan kontak seseorang.

WhatsApp pertama kali diluncurkan pada iPhone dan berjuang di awal dengan hanya beberapa orang pengguna yang menggunakannya secara aktif. Kemudian Apple memperkenalkan pemberitahuan push pada iOS di bulan Juni 2009 dan Koum menggunakan fitur baru untuk membiarkan kontak pengguna untuk nge-ping setiap kali mereka perbaharui status. Orang-orang segera mulai menggunakan fitur ini untuk berbicara dengan teman-teman dengan memperbaharui status mereka dan hampir secara tidak sengaja WhatsApp berubah menjadi layanan pesan (messaging service).Jan Koum yang awalnya punya ide menciptakan sebuah aplikasi yang bisa mem-broadcast status ketika seseorang tidak dapat dihubungi karena alasan tertentu.

Koum pun mengajak Acton untuk bekerja sama dengannya. Jadilah kemudian mereka menciptakan perusahaan start up teknologi bernama WhatsApp Inc yang berlokasi di Santa Clara, California. Namun aplikasi broadcast status tersebut hanya menarik perhatian sedikit orang. Barulah ketika mereka menambahkan fungsi messaging pada paruh kedua 2009, WhatsApp pun meledak. WhatsApp Inc kabarnya hanya mempekerjakan sekitar 20 orang. Di mana sebagian besar di antaranya adalah teknisi. Data terbaru pada bulan Agustus 2012, WhatsApp mengirimkan 10 miliar pesan per hari dari penggunanya di seluruh dunia. Padahal bulan April 2012, ‘baru’ 2 miliar pesan dikirimkan. WhatsApp tersedia untuk semua sistem operasi mobile yang masih eksis. Dari iOS, Android, BlackBerry OS, BlackBery 10, Nokia Symbian, Nokia Series 40 dan juga Windows Phone.

WhatsApp sejatinya tidak sepenuhnya gratis. Aplikasi WhatsApp di iPhone bisa digunakan cuma-cuma selama setahun, kemudian diwajibkan membayar. Demikian juga di platform lainnya. Pihak WhatsApp menyatakan pihaknya memang sengaja menarik ongkos dengan imbalan sebuah produk yang bisa diandalkan dan tanpa iklan. Sejak awal, aplikasi ini sudah dirancang berbayar sehingga tim WhatsApp bisa fokus mengembangkan produk. “Kami ingin menghabiskan waktu membuat layanan yang ingin digunakan orang karena bekerja dengan baik dan membuat hidup mereka lebih baik. Kami tahu bisa menarik bayaran jika melakukan itu,” kata Jan Koum.



Facebook telah membeli layanan mobile messaging, WhatsApp seharga US$19 Miliar (Rp 221,9 triliun). Pembelian Whatsapp merupakan memecahkan rekor baru dalam sejarah akuisisi perusahaan teknologi informasi. 

Sejak awal tahun 2009 WhatsApp menggelembung menjadi raksasa dengan memperluasnya ke aplikasi Android, BlackBerry juga platform lainnya dan terus menambahkan fitur yang baru. Sekarang Mark Zuckerberg turun dengan $19 billion di atasnya atau sekitar $ 42 per pengguna aktif.

Kemarin Facebook mengumumkan tentang beberapa angka yang sangat mengesankan tentang WhatsApp:
500 juta Total pengguna
450 juta pengguna menggunakan layanan ini setiap bulan
315 juta pengguna menggunakan layanan ini setiap hari
Jumlah pesan yang dikirim pada layanan tersebut menyaingi jumlah pesan SMS yang terkirim di dunia
Satu juta pengguna baru mendaftar setiap hari

Jadi jika WhatsApp begitu besar dan sukses kenapa ada orang yang tidak terbiasa dengan hal tersebut? Jawabannya adalah bahwa lokalisasi-WhatsApp sangat sukses di beberapa pasar seperti Eropa dan Amerika Latin tetapi tertinggal di Asia atau Amerika Utara. Gambar di bawah adalah peta yang dibuat oleh TechCrunch yang menunjukkan pangsa pasar layanan pesan top di seluruh dunia. Peta yang menggunakan data dari Onavo yaitu sebuah perusahaan analisis yang membeli Facebook pada Oktober 2013.



Seperti yang terlihat WhatsApp adalah terkenal di Eropa dan mengalahkan pesaing di Spanyol, Jerman atau Italia. Layanan ini juga terkenal di Brazil dan Rusia tetapi tertinggal di belakang Facebook di Amerika Utara dan di belakang Line dan KakaoTalk masing-masing di Jepang dan Korea Selatan. Menurut Jana Mobile WhatsApp memiliki saham antara 50 dan 80 persen di pasar dan telah muncul hingga berkembang pesat seperti di India, Afrika Selatan, Nigeria atau Meksiko.

Konsep :
Dengan Whatsapp, kita dapat menyatukan BlackBerry, Android, windows Phone, Nokia S40 dan Symbian dikarenakan Whatsapp hanya menggunakan koneksi 3G atau Wifi serta dengan nomor telepon sebagai PIN sehingga memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan teman.
Cara kerja aplikasi whatsapp ini identik dengan messanger lainnya, yaitu dengan memanfaatkan jaringan data atau (BW) BandWidth internet GPRS, EDGE maupun 3G melalui koneksi BlueTooth, Wifi, Wireless, sehingga terasa lebih ringan biayanya bahkan bisa gratis, Karena tidak menggunakan Pulsa GSM seperti SMS. Dimana perhitungannya berdasarkan bit atau kapasitas maupun jumlah karakter huruf.
Untuk mendapatkan account WhatsApp, Nomor ponsellah yang digunakan sebagai account login dan verifikasi, jadi kalau di yahoo seperti Account YM, kalau di BBM seperti PIN, Jadi sebenarnya sama. Selain aplikasi ini adalah multi platform, juga memiliki fasilitas yang dikembangakn secara continue, baik untuk sekedar chat maupun obrolan online, dialer, dan send receive files. Namun popularitas whatsapplah yang sedang booming saat ini.
Saat mengirimkan no ponsel untuk account : nomor tersebut akan di save di server whatsapp, kemudian memberikan replay digit subscriber untuk verifikasi no ponsel yg anda masukan valid, jika subscribe yang anda masukan match dengan verifikasi whatsapp maka aplikasi tersebut sudah siap untuk digunakan.

Teknologi :
Teknologi Whatsapp menggunakan cross platform, yaitu perangkat lunak bebeas yang dapat digunakan di beberapa sistem operasi berbeda, seperti BlackBerry, Android, Windows phone, dan Syambian.
WhatsApp meluncurkan fitur baru bernama Pay for Friend, fitur untuk bisa membayar aplikasi itu bagi teman Anda.
Dengan fitur ini, pengguna bisa membayar biaya WhatsApp per tahun untuk pengguna lainnya. Pembayaran ini juga lintas platform. Jadi pengguna WhatsApp di Android bisa membayarkan biaya penggunaan untuk pengguna di iOS, ponsel Windows, dan BlackBerry.

Bahasa pemrograman yang digunakan :
FreeBSD bahasa pemrograman yang digunakan untuk server, dekstop.
jqGrid adalah kontrol JavaScript Ajax-enabled yang menyediakan solusi untuk mewakili dan memanipulasi data tabular di web.adalah kontrol JavaScript Ajax-enabled yang menyediakan solusi untuk  memanipulasi data tabular di web.
libphonenumber Javascript perpustakaan untuk parsing, format, menyimpan dan memvalidasi nomor telepon internasional.
LightOpenId adalah library PHP 5 untuk otentikasi
PHP adalah tujuan umum bahasa scripting populer yang sangat cocok untuk pengembangan web.


Kelebihan dan Kekurangan :

Kelebihan:
Bisa Lintas platform
Secara otomatis memindai kontak telepon Anda untuk informasi teman-teman menggunakan layanan
Dapat mengirim File, video, Kontak, foto, audio dan lokasi peta
Bisa mengatur status

Kekurangan :
Hanya gratis pada tahun pertama, selanjutnya membayar US$0,99 pertahun, US$2,67 pertiga tahun, dan US$3,71 perlima tahun.
Tidak ada Notifikasi telah terbaca
Menggunakan Nomor telepon sebagai ID

Keamanan
Chief Executive Officer (CEO) WhatsApp, Jan Koum, menegaskan kembali kepada pengguna layanan besutannya bahwa perusahaan tak akan mengumpulkan data dan informasi pengguna. Ia menjamin data pengguna pada platform messaging itu akan terus aman.

Koum mengatakan sudah berkomitmen tidak mengambil data, meski kini layanan messaging itu sudah diakuisisi Facebook. Nilai perusahaan yang diusung WhatsApp, menurut Koum, tidak akan berubah.
"Jika kemitraan dengan Facebook berarti kami harus mengubah nilai, kami tidak akan mau melakukan itu," kata Koum dalam blognya, dilansir Mashable, Rabu 19 Maret 2014.

Penegasan sang pendiri WhatsApp itu disampaikan usai kabar yang kembali menyebutkan WhatsApp akan berbagi dan koleksi data pengguna dengan Facebook. Koum mengatakan kabar itu merupakan kabar yang tak bertanggung jawab.  "Isu itu menakutkan orang untuk berpikir kami tiba-tiba mengumpulkan semua jenis data baru. Itu tak benar, dan bagi kami, sangat penting Anda mengetahui hal ini," tambahnya.

Koum mengembangkan WhatsApp tanpa program pengumpulan alih-alih pengawasan data pengguna. Semasa tumbuh masa remajanya di Uni Soviet, Koum mengalami masa pemblokiran, kehidupan lingkungannya saat itu dipantau oleh agen negara. Kondisi itu yang menjadi dasar bagi Koum untuk memprioritaskan privasi pengguna pada platform WhatsApp.

Layanan messaging itu bahkan menegaskan tidak mengumpulkan informasi dasar seperti email pengguna sampai hari lahir pengguna. Sangat berbeda dengan layanan yang ada pada Facebook. WhatsApp juga tidak mengumpulkan konten message maupun gambar yang dikirimkan pengguna.  Dalam kebijakan layanan WhatsApp disebutkan setiap konten yang terkirim tidak ditahan atau disimpan WhatsApp. Rekaman konten justru ada dari sang pengirim dan penerima konten.

Koum mengaku tak mau membuat kesalahan dengan menjalin kemitraan masa depan dengan Facebook.
"Kami tidak akan mengompromikan visi kami yang ada pada saat ini. Fokus kami tetap pada memperluas WhatsApp, sehingga masyarakat dunia memiliki kebebasan untuk mencurahkan pikiran mereka tanpa rasa takut," tulis Koum.

Pemanfaatan dan Pengembangan Masa Depan :
WhatsApp terus melakukan pengembangan dalam layanannya. Perusahaan yang kini telah secara resmi menjadi bagian dari Facebook itu bakal mendatangkan fitur baru pada tahun ini. Fitur baru tersebut adalah voice calling yang menurut rencana akan datang pada kuartal kedua atau pertengahan tahun 2014.

CEO WhatsApp, Jan Koum mengatakan bahwa fitur tersebut merupakan bagian dari update yang mereka sediakan untuk Android dan iOS. Sementara itu, menurut sumber dari TechCrunch, fitur serupa juga didatangkan WhatsApp untuk smartphone BlackBerry dan Nokia. Namun kedatangan layanan voice call pada Nokia dan BlackBerry tersebut mungkin sedikit lebih terlambat.

Penyediaan fitur baru tersebut pun diharapkan bisa meningkatkan popularitas WhatsApp di negara-negara berkembang. Terlebih di negara-negara yang sangat senang dengan keberadaan fitur panggilan suara secara cuma-cuma. Koum pun mengatakan bahwa mereka akan bekerja sama dengan operator jaringan masing-masing negara untuk bisa menyediakan layanan tersebut.

Sumber :
http://www.whatsapp.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/WhatsApp
http://us.teknologi.news.viva.co.id/news/read/489776-pendiri-whatsapp-jamin-data-pengguna-aman

0 comments:

Post a Comment